Sabtu, 7 April 2012 09:09
![]() |
| ist |
Kapal sepanjang 50 meter itu tenggelam setelah dihujani meriam kapal cutter USCG di perairan Teluk Alaska. Kapal kemudian terbakar dan miring setelah dibombardir tembakan artileri. Empat jam kemudian tenggelam di perairan sedalam lebih dari 300 meter di titik yang berjarak sekitar 240 kilometer dari garis pantai terdekat.
Keputusan menenggelamkan kapal seperti dikutip dari Kompas.com, diambil setelah para pejabat Amerika menilai lebih aman menenggelamkan kapal itu, daripada menariknya ke darat. Kapal tersebut terapung-apung dengan kecepatan satu mil per jam, tanpa sarana penerangan apa pun di jalur pelayaran padat yang dilintasi






